Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan
KANKER SERVIKS
By : MUHAMMAD ILMANKanker serviks adalah penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim. Yaitu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim. Letaknya antara rahim (uterus) dengan liang senggama wanita (vagina).
Kanker ini 99,7% disebabkan oleh human papilloma virus (HPV) onkogenik, yang menyerang leher rahim. Berawal terjadi pada leher rahim, apabila telah memasuki tahap lanjut, kanker ini bisa menyebar ke organ-organ lain di seluruh tubuh penderita.
2. Sebeberapa bahaya penyakit kanker serviks ini?
Badan Kesehatan Dunia yaitu World Health Organization (WHO) mengatakan, saat ini penyakit kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia. Di Indonesia, setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks.
Sekitar 8000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. Menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks yang tertinggi di dunia. Mengapa bisa begitu berbahaya? Pasalnya, kanker serviks muncul seperti musuh dalam selimut. Sulit sekali dideteksi hingga penyakit telah mencapai stadium lanjut.
3. Apa sebenarnya penyebab kanker serviks ini?
Pertama, kanker serviks disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Virus ini memiliki lebih dari 100 tipe, di mana sebagian besar di antaranya tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya. Jenis virus HPV yang menyebabkan kanker serviks dan paling fatal.Akibatnya adalah virus HPV tipe 16 dan 18.
Kedua, selain disebabkan oleh virus HPV, sel-sel abnormal pada leher rahim juga bisa tumbuh akibat paparan radiasi atau pencemaran bahan kimia yang terjadi dalam jangka waktu cukup lama.
4. Bagaimana cara penularan kanker serviks ?
Penularan virus HPV bisa terjadi melalui hubungan seksual, terutama yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan. Penularan virus ini dapat terjadi baik dengan cara transmisi melalui organ genital ke organ genital, oral ke genital, maupun secara manual ke genital.
Karenanya, penggunaan kondom saat melakukan hubungan intim tidak terlalu berpengaruh mencegah penularan virus HPV. Sebab, tak hanya menular melalui cairan, virus ini bisa berpindah melalui sentuhan kulit.
5. Yuk kenali apa saja gejala kanker serviks ini?
Pada tahap awal, penyakit ini tidak menimbulkan gejala yang mudah diamati. Itu sebabnya, Anda yang sudah aktif secara seksual amat dianjurkan untuk melakukan tes pap smear setiap dua tahun sekali. Gejala fisik serangan penyakit ini pada umumnya hanya dirasakan oleh penderita kanker stadium lanjut.
Gejala kanker serviks tingkat lanjut :
- munculnya rasa sakit dan perdarahan saat berhubungan intim (contact bleeding).
- keputihan yang berlebihan dan tidak normal.
- perdarahan di luar siklus menstruasi.
- penurunan berat badan drastis.
- Apabila kanker sudah menyebar ke panggul, maka pasien akan menderita keluhan nyeri punggung
- juga hambatan dalam berkemih, serta pembesaran ginjal.
6. Berapa lama masa pertumbuhan kanker serviks ini?
Masa preinvasif (pertumbuhan sel-sel abnormal sebelum menjadi keganasan) penyakit ini terbilang cukup lama, sehingga penderita yang berhasil mendeteksinya sejak dini dapat melakukan berbagai langkah untuk mengatasinya.
Infeksi menetap akan menyebabkan pertumbuhan sel abnormal yang akhirnya dapat mengarah pada perkembangan kanker. Perkembangan ini memakan waktu antara 5-20 tahun, mulai dari tahap infeksi, lesi pra-kanker hingga positif menjadi kanker serviks.
Sumber utama : http://female.kompas.com – kanker serviks
Tag :
KESEHATAN,
KESEHATAN ITU PENTING
By : MUHAMMAD ILMANPada bagian ini saya akan menulis beberapa artikel mengenai kesehatan. Karena menurut saya, kesehatan itu adalah sesuatu yang sangat penting bagi manusia. Namun terkadang orang-orang tidak sadar bahwa dia melakukan suatu kegiatan yang dapat mempengaruhi kesehatannya. Menurut badan organisasi PBB yaitu WHO (World Healt Organization), menyatakan bahwa hanya 5 % manusia di dunia ini yang benar-benar sehat, 20 % manusia benar-benar sakit dan 75 % orang yang sehat bermasalah.
5 % manusia tersebut adalah orang-orang yang pola makan teratur dan olahraga yang teratur. 20 % adalah orang-orang yang benar-benar sakit yaitu orang-orang yang terbaring di rumah sakit. 75 % adalah orang-orang yang mengalami kesehatan bermasalah yaitu orang-orang yang bila dilihat sehat-sehat saja, namun memiliki banyak penyakit.
Sehat bermasalah tersebut disebabkan oleh toksin (racun) yang masuk ke dalam tubuh dan tanpa disadari. Racun (toksin) yang masuk dalam tubuh melalui dua cara, yaitu :
1. Dari dalam tubuh yaitu berasal dari sel yang mati, sampah metabolism (asam urat, kolesterol , dll )
2. Dari luar tubuh yaitu yang masuk lewat pencernaan, pernafasan atau kulit. Berasal dari : makanan, minuman, udara, air, parasit, lingkungan, stress, radiasi handphone.
Setiap harinya, racun (toksin) tersebut masuk ke dalam tubuh, menjadi beban berat bagi tubuh, lama kelamaan menjadi “sehat bermasalah” dan pada akhirnya menjadi sakit. Ada beberapa cirri sehat bermasalah, yaitu :
§ Rambut rontok
§ Sering kencing
§ Penurunan fungsi & gairah seks
§ Sering lupa
§ Perut buncit
§ Obesitas
§ Sulit konsentrasi
§ Susah tidur
§ Sering gugup
§ Stress
§ Mudah lelah
§ Dan lain – lain
UNTUK ITU, PELIHARA KESEHATAN ANDA SEBELUM TERJADI SAKIT.
Tag :
KESEHATAN,